Pengalaman Buruk Dengan Kantor Pemerintahan

Siang ini seorang teman karib meminta tolong untuk mengambilkan berkasnya disebuah kantor pemerintahan dikotaku. Namun, dengan sangat terpaksa aku menolak. Bukan karena malas atau capek atau apalah melainkan aku sudah muak berurusan dengan orang orang berseragam coklat itu. Tentu saja rasa muak ini beralasan. Beberapa kejadian membuatku beropini kalau pegawai seperti mereka itu selalu menganggap remeh kita sebagai orang biasa. Berikut beberapa pengalamanku yang cukup tidak mengenakkan dan masih sangat segar dalam ingatan:

Pengalaman I:
Sekitar tahun 2001 di pagi menjelang siang aku masih kelas 2 SMA dan sekolahku masuk siang. Aku berdua temanku pergi ke kantor catatan sipil untuk mengurus akte kelahiran. Aku ingin sekali memiliki surat itu karena selama ini aku hanya punya surat catatan pengganti akte kelahiran. Alasannya rahasia ya….😛

Jadi aku ditemani temanku bertanya kepada petugas dimana bisa menemui orang yang bisa menyelesaikan atau membantu masalah ini. Begitu bertemu orang yang dimaksud, akupun ditanyai panjangxlebarxtinggi plus luas dan kelilingnya. Aku jawab semua pertanyaan dengan harapan mereka bisa membantu. Ternyata bukan bantuan melainkan ejekan dari mereka yang harus aku terimahhh (Sinetron mode: ON).

Jadi diruangan itu ada beberapa pegawai lain yang ikut menyimak. Sungguh, bukannya membantu mencarikan solusi, mereka justru menjadikan masalahku ini sebagai bahan tertawaan. Dan itu sangat tidak lucu, karena yang mereka olok-olok adalah orangtuaku.

Sadar bahwa mereka tidak mungkin membantu aku langsung diajak temanku keluar. Rasa bete n sedih n kecewa campur aduk kayak tahu tek. Daripada gantung diri atau minum racun serangga, aku dan temankupun bolos sekolah dan jalan jalan ke Delta Surabaya. Yippiiieee😀

Pengalam II:
Kejadiannya ketika aku baru lulus kuliah ‘n mau membuat kartu tanda pencari kerja (kartu kuning) di Depnaker. Waktu itu banyak sekali yang bertujuan sama, jadinya kami ngantrinya lamaaaa banget. Tapi karena teman-teman sesama pengantri kurang tertib jadinya antriannya gak karuan. Sedangkan pihak depnaker yang tau kalo diluar udah berjubel gak berinisiatif untuk mengurainya.

Beberapa saat kemudian, namaku dipanggil. Akupun berdiri menuju katakanlah loket. Disana aku masih ngantri karena didepan masih ada 2 orang yang belum selesai. Saat itulah aku melihat kinerja para petugas di kantor ini. Petugasnya memang gak terlalu banyak. Di bagian tengah ruangan ada 2 petugas bagian penyortiran berkas dan di meja depan bagian penyerahan berkas ada 2/3 petugas. Aku bilang 2/3 karena yang satunya cuma sibuk nggodain temannya yang lagi kerja ngurusin berkas. Sementara yang satunya lagi adalah seorang cewek yang juteknya minta ampun. Aku cari2 tanda pengenal diseragamnya tapi gak ada. Cewek itu dengan ketus melayani kami yg lagi ngantri. Aku pikir saat itu mungkin dia lagi PMS jadi aku maklumin.

Ternyata gak lama dia bentak bentak orang didepanku. Ngomongnya gak enak gitu. Seolah-olah orang didepanku ini orang termiskin didunia, eh salah itu lagunya Meggy Z, seolah-olah orang itu orang paling bego buat dia. Sedangkan orang didepanku ini, kok ya nerimaaaan gitu. Gak protes atau balik ndamprat kek. Dieeeem aja. Aku jadi ikut sewot. Aku berharap cewek itulah yang bakal nglayanin aku, bukan sok pahlawan, tapi hanya ingin memberi pelajaran kalau2 dia kembali berulah. Ternyata aku dilayani cowok yang digangguin temannya tadi. Petugas yang ini kebalikan dari petugas cewek tadi. orangnya kalem dan melayani dengan senyum. Lagi-lagi aku tidak menemukan tanda pengenalnya. Kali ini aku kecewa berat😛
Akhirnya aku memutuskan utnuk ngirim email tentang masalah pelayanan prima tadi ke jawapos. Tapi aku tunggu-tunggu kok gak dimuat ya…atau emailku failed kali ya…. @,@

Pengalam III:
(To be continue … :-))

4 thoughts on “Pengalaman Buruk Dengan Kantor Pemerintahan

  1. Pelayanan kantor pemerintah di mana-mana emang gitu bos. Mereka yang kerja di situ cuma mau makan gaji buta doang. Capede…

  2. Yups, hate that people. Kerja enggak bener asal-asalan aja tapi gajian penuh huft!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s