Kun Fayakun

Alhamdulillaah, kemaren bisa nonton felem ini juga. pesan yang disampaikan ya bisa dicerna dengan baik. cuman aku n temenku langsung saling bertatapan dengan mata bego pas adegan Desi ratnasari ketemu sama mantan pacar di rumah sakit. emang jiwa sinetron susah banget dibumihanguskan ya.

Terlepas dari kesinetronan tadi aku cukup salut sama Ustad Yusuf Mansyur. yah, media dakwah kan bisa lewat apa saja. biar lewat felem sekalipun. yang penting niatnya. felem genre semacam ini kayaknya mulai banyak kita jumpai. boeh kok, biar para horror indonesia mania pada tobat.

Biar kualitas felemnya standar, tapi bolehlah…hayooo, masih ada yg mau nonton Tali Pocong Perawan ketimbang Kun Fayakun nih?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s