Bakteri sakazaki di susu formula

——————————————————————————————–

Update: Cara Penyajian Sufor

Baca lengkap  Klik disini

26/02/2008 12:54 Susu
Warga Desak BPOM Umumkan Susu Beracun

Liputan6.com, Jakarta: Masyarakat mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar segera mengumumkan merek susu yang tercemar bakteri. Pasalnya, beredarnya susu yang tercemar bakteri ini sangat meresahkan warga. Seperti yang dirasakan Dewi. Ibu bayi lima bulan ini kepada SCTV yang menemuinya, Selasa (26/2), mengaku kini menghadapi kondisi dilematis. Ini karena sejak buah hatinya lahir ia menggantungkan gizi anaknya hanya pada susu formula lantaran ASI-nya tidak lancar.

Tapi, kini Dewi dihadapkan pada kondisi mengejutkan menyusul temuan peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) yang menyebutkan adanya susu formula yang mengandung bakteri berbahaya entrobakter sakazaki. Dewi semakin bingung karena peneliti maupun pemerintah tidak mengumumkan susu merek apa saja yang mengandung bakteri berbahaya itu.

BPOM menyatakan tidak akan menindaklanjuti temuan susu mengandung bakteri. Menurut Kepala BPOM dokter Husniah Rubiana, penelitian yang dilakukan IPB itu berlangsung dalam kurun waktu 2003 hingga 2006. Karenanya, BPOM meyakini saat ini tidak ada lagi susu beracun yang beredar di pasaran [baca: BPOM: Susu Beracun Tak Beredar di Pasaran ].

Berdasarkan peneliti IPB, dari 22 sampel susu formula yang beredar pada April hingga Juni 2006, sedikitnya 22,73 persen di antaranya mengandung bakteri enterobacter sakazaki. Selain itu dari 15 sampel makanan bayi, 40 persen di antaranya ditemukan bakteri yang sama. Kendati begitu, BPOM menyatakan sudah menarik produk meski tetap tidak mau menyebut merek.

Sementara ini yang bisa warga perbuat adalah selain lebih menjaga kebersihan saat menyiapkan susu formula juga segera meminumkan susu formula setelah dibuat. Ini untuk mencegah aktifnya kembali bakteri entrobacter sakazaki dalam susu. Tindakan pencegahan ini juga berlaku saat menyiapkan makanan bayi

Di tempat terpisah, produsen susu di Indonesia membantah temuan IPB yang menyatakan adanya susu beracun dari 2003 hingga 2006. Menurut Asosiasi Produsen Susu Formula, setiap susu yang keluar dari pabrik sudah sesuai standar atau sudah memenuhi aturan keamanan.(IAN/Tim Liputan 6 SCTV)

30 thoughts on “Bakteri sakazaki di susu formula

  1. buat pemerintah seharusnya bersikap adil pd masyarakat jgn mw enaknya sendiri……………..
    pemrintah juga harus mikirin rakyat yg tidak mampu mereka sudah mati-matian untk membeli susu buat sang anak tp malah membahayakan sang anak.. saya harap permerintah mw menaggulangi masalah bakteri ini??????????

  2. kok gini ya,,, knpa harus ada brita yg umumin sakazaki ada di su2 formula bayi tpi pemerintah g mau ksih tau merk susu formulanya,, mungkin pemerintah lbih suka bnyak bayi ato anak2 mati krna bakteri sakazaki dibanding memberitahu mrk su2 tersebut,,,,,dan menjga anak2 ato bayi2 dari bakteri sakazaki,,,

  3. wah info yg ga bener ga boleh di expose akhir’a kasihan para orangtua.
    karena ga ngasih susu akhir’a sianak malah sakit.
    BPOM sndiri mngmumkan bhwa tdk da msalah karena setiap anak mempunyai sisytem kkebalan tubuh yg mampu menangkal banyak bakteri yg merugikan.
    biasa’a bakteri sakazaki mnyerang pda bayi prematur yg kon…disinya sdg lemah,
    So,ga usah khawatir berlebihan lah

  4. tlg jangan korbankan anak anak kami. menkes hrs segera mengumumkan daftar susu yang tercemar itu.kalau tidak DOSA BESAR bu mentri

  5. tolong berikan secepatnya sampel tentang susu apa sj yng mengandung bakteri sakazaki,jujur sy sebgai masyarakat sangat risau mendengar hal it.

  6. ASI emang yang terbaik tp ga semua ibu beruntung dilimpahi ASI banyak,,,kakak saya pnya anak kembar,,,yang mau gamau mesti bergantung sama susu formula,,,mati2an cari nafkah buat susu sikembar masa cuma SAKAZAKI yang slama ini dia beli,,,setega itukah pemerintah,,,walaupun saya belum berkeluarga atw punya anak tp saya juga seorang anak yang gamau dikasih RACUN….
    berikan klarifikasi pada masyarakat,,,sampaikan kebenaran pada kami jangan malah sibuk pd ngurusin dirinya sendiri,,,kalo ga sanggup ngurusin kami,,,jangan pernah bilang kalau kalian akan menjadi pejuang kami!!!!!!!!!!!!!!!!

  7. anak-cucu kita adalah penerus bangsa…bagaimana akan menjadi penerus bangsa kalo kita tidak memperhatikan kesehatan dari sekarang…., tolong dong …kita bersatu sama-sama memecahkan masalah ini….., anak saya umur 7 bln… mulai skrg akan saya persiapkan menjadi yg terbaik untuk nusa dan bangsa ini….jangan sampe tercemari hanya gara-gara sakazaki….

  8. Assalaamu’alaikum
    Tolong diberikan daftar susu formula yang tercemar bakteri sakasaki

  9. tolong segera di selesaikn,kasihan baby yg tdk mndapatkn asi n hrus mengkonsumsi sufor.bgmn nasibny…

  10. Dear Rina manies:
    Bu mentri yg terhormatnya aj kn kanker mbak…gmn mw ngurusin yg beginian. Moga aj beliau beri himbauan cara penyajian susu yang benar agar tidak salah sebelum diberikan ke bayi dan moga BPOM lebih transparan dalam kasus ini.
    meski saya belum jadi ibu, tp ingin rasanya kelak memberikan ASI eksklusif pada anak *biar ikatan batinnya lebih kuat ^^*

  11. ibu mentri yg terhormat,tinggal pilih:selamatkan bayi tdk berdosa atau anak keturunan anda mencret2 seumur hidup.jwb dg hati nurani.maaf n tks.

  12. Wah…Ibu menteri ga boleh cuek gt dong.kami anak cucumu kebingungan.menyangkut nyawa je.

  13. Menkses dodol jadi pemain sinetron bajaj bajuri aja seperti ibunya uli yang kata katanya diawali dengan “maap” mulu.peneliti ipb thanks a lot.produsen sufor please use your hearth n brain save our children.hargai keringat dan darah para ortu untuk anak anaknya jgn kurani populasi penduduk dgn meracuni anak anak indonesia.pemerintah kasihanilah kami para ibu yang melahirkan anak bergumul dgn maut yg tdk bs memberikan asi tp konon racun pd anak kami.please hentikan pembunuhan massal secara tidak langsung ini pleaseee

  14. penelitian ini kok menggantung ya…padahal kita udah di bikin panik dengan berita ini.
    mudah2an beritanya engga bener…kalo bener kasih tindak lanjutnya dong tarik susu dari peredaran dan info kan ke masyarakat merk nya apa saja.

  15. Tolong dong untuk pemerintah lebih tegas lagi…
    Saya mempunyai anak berumur 5 bulan,yang dikonsumsi setiap hari hanya susu formula dan bubur bayi,…
    Tolong selamatkan anak saya… Berikan berita yang bertanggung jawab…

  16. Ini perang susu! Susu dipolitisasi untuk menjatuhkan pemerintah. Wong rokok yang jelas2 berbahaya dan menyebabkan kanker aja disikapi tenang2 aja kok, ini yang susu yang tak cuma dikonsumsi di Indonesia tapi juga sebagian diekspor ke Luar Negeri, orang luar negeri juga tenang2 aja. Apa bedanya produk susu LN dan DN? Kembali ke ASI, itu makin bagus.

  17. Mohon pembaca waspada atas informasi yang tidak bertanggung jawab dengan menggunakan logo yang sangat menyerupai logo YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia), sebagaimana Pemberi Komentar No. 7 atas nama Yayasan Konsumen Independen.

    YLKI tidak melakukan uji atas sampel susu formula dan makanan bayi, sehingga tidak mungkin mengeluarkan data yang menunjuk pada produsen tertentu. Kode etik YLKI mengharuskan setiap data hasil uji produk disampaikan ke produsen bersangkutan untuk memenuhi prinsip ‘cover both sides’ dan ‘hak jawab’.

  18. Saatnya pemerintah bersikap tegas dalam setiap berita yang masih simpang siur tersebut …..
    terutama menkes ataupun BPOM….
    benar apa tidak penelitian tersebut????? tolong dikonfirmasi ke IPB
    “JANGAN BIKIN MASYARAKAT TAMBAH PUSENG….”
    kalau di media sih yang namanya hal tersebut emang dibuat sepanas mungkin ……..

    tapi untungnya gw sendiri blm berkeluarga ataupun punya anak, jadi slamet deh🙂

  19. ASI saya keluar sedikit sekali dan akhirnya berhenti, entah kenapa, padahal saya di rumah saja. Jadi, saya terpaksa memberikan sus formula kepada bayi saya yang kini sudah beranjak 5 bulan. Mohon diberi jalan keluar yang baik bagi ibu yang terpaksa memberi bayinya susu formula seperti saya ini agar tidak lagi was-was.

  20. sip! info terakhir diatas perlu ditelusur kembali.apa memang benar hanya dua produk susu tersebut, atau jangan – jangan masih banyak produk susu sejenis lainnya yang juga tercemar …? info dari IPB sendiri menyatakan banyak juga produk susu lokal yang juga tercemar e sakazaki.

  21. makanya pemerintah jangan cm sibuk urusin RUU Pemilu..
    urus juga anak-anak kita tuh…

  22. Selalu berulang lagi, masyarakan menjadi korban. Terlebih saat ini generasi penerus yang menjadi korban. Salah apa masyarakat kita. Apa akibat dari moral

  23. Pemerintah harus segera turun tangan. Hanya pemerintah yang bisa mengatasi masalah ini. Soalnya tim IPB mendapatkan hasil penelitian itu secara kebetulan, sebab bidang mereka memang bukan di situ. Tentu saja mereka tidak punya kewenangan, baik dari aturan birokrasi dan prosedur ilmiah untuk mengumumkan merek susu yang tercemar.

    Sementara itu BPOM selaku lembaga yang paling berwenang harusnya tidak usah gengsi, kerjasama aja dengan IPB. Dengan demikian hasil penelitian IPB akan mendapat pengesahan dan segera bisa difollow up dengan mengumumkan merek susu yang saja yang sudah tercemar.

  24. tolong dong di perjelas lagi ” Iya Apa Tidak ” saya mempunyai bayi berumur 7 bulan dan megkomsumsi sufor

  25. mau gimana lagi, orang keadaanya kyk gitu…pemerintah terlihat cuek2 aja tuh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s