Terong Saus

Resep terong saus ini saya dapat dari Ibunda tercinta. Suatu hari ketika liburan dirumah, Ibu memasakkan sesuatu yang belum pernah saya lihat dan rasakan. Masakan itu tersaji dengan sangat menggoda diatas meja makan. Itulah kali pertama saya berkenalan dengan Terong Saus.
Terong adalah makanan yang sedikit asing, tapi ketika pertama mencoba masakan ini…jdieeeng….rasanya sungguh nikmat. Karena saya orang yg baik, ramah tamah dan tidak pelit, nih saya kasih bocoran resep membuat Terong Saus andalan….

Siapin dulu…

2 buah terong ungu ukuran standar
5 buah tomat merah segar
5-8 siung bawang merah
50 ml kecap manis
1 sendok teh garam
15 biji cabe rawit (kalo suka pedas boleh tambah cabe)
Minyak 20 ml utnuk menggoreng
Saatnya ke dapur. Yuk…

  • Cuci bersih terong
    Kalo Umi saya, terongnya tidak pake dikupas.
    Jadi kalo merasa risih boleh dikupas
  • Bagi masing2 terong menjadi 2
  • Potong tiap bagian menjadi 4 irisan memanjang
  • Siapkan setengah baskom air garam
  • Masukkan terong kedalam baskom
  • Iris tipis bawang merah
  • Haluskan tomat dan cabe
  • Panaskan wajan dan goreng irisan bawang
  • Setelah bawang sedikit berganti warna, campurkan bumbu hasil ulegan
  • Goreng semua bumbu sekitar 2 menit dengan api sedang
  • Ambil terong dari baskom dan masukkan ke dalam wajan
  • Campurkan semua bahan sampai rata
  • Masukkan kecap dan garam
  • Campur atau aduk kembali selama beberapa menit
  • Angkat dan hidangkan di atas piring lebar

See?!
gak rumit kan?
Pun gak banyak menguras kantong
Met mencoba ^_^

Resep Anak Kos

Sebagai mantan anak kos dengan pendapatan (kiriman) pas-pasan, saya pernah ngalamin yang namanya masa suram ketika orangtua transfernya telat atau karena duit habis sementara masih ditengah bulan. Maka saya berinisiatif untuk mengikuti jejak teman2 kos dengan mengurangi kebiasaan makan diwarung dan membeli bahan makanan sendiri untuk kemudian diolah secara amatir :-P Tentunya dengan nebeng peralatan dapur teman-teman kos ^,^

Saya masih ingat resep pertama itu adalah martabak mie. Gak pake kulit pangsit meski disebut martabak. Melainkan mi instan yang dikocok dengan telur kemudian digoreng. Makanan ini berfungsi sebagai lauk yang bisa dimakan hingga tiga sesi (ukuran nafsu orang normal). Tapi emang paling nikmat kalo dimakan selagi hangat ditemani hujan yang turun rintik rintik, halah…

Nah, dibawah adalah link menuju dapur anak kos. Bisa dicoba ‘n tidak menyusahkan. Karena bahan-bahannya minimalis atau bisa didapat dengan muda didapur ketika ekonomi lagi seret sekalipun. Dicoba yah. CiaOo… :-)